iklan

Minggu, 29 Mei 2011

Hati-Hati, Trikotilomania Turunkan Kualitas Hidup!

Minggu, 29 Mei 2011 - 11:33 wib

Wanita stres (Foto: Google)

TRICHOTILLOMANIA diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi trikotilomania. Trikotilomania merupakan gangguan kesehatan psikologis atau kejiwaan. Istilah ini memang tidak terlalu familiar karena kasusnya terbilang jarang terjadi. Kurang lebih 4 persen dari populasi. Dari beberapa sumber diketahui bahwa hingga saat ini tercatat 0,6 persen atau sebanyak 2,5 juta warga Amerika Serikat mengidap trikotilomania.
Istilah trikotilomania berasal dari bahasa Yunani. Gabungan dari tiga suku kata, yaitu thrix yang berarti rambut, tillein yang berarti menarik dan mania yang berarti kegilaan. Trikotilomania adalah gambaran kondisi kejiwaan dimana orang memiliki kecenderungan menarik rambutnya sendiri.

Menurut dr Andri SpKJ, Psikiater Bidang Psikosomatik Medis dari Rumah Sakit Awal Bros, Tangerang, trikotilomanis merupakan gangguan kejiwaan yang bersifat kronis.

Sabtu, 28 Mei 2011

Senang Menunda Pekerjaan? Ini Triknya!

Selasa, 10 Mei 2011 - 14:27 wib

Senang menunda pekerjaan? Ini triknya! (Foto: Getty Images)

SAAT mendekati masa tenggat tugas yang diberikan atasan, masih banyak pekerja yang memiliki segudang alasan untuk menunda mengerjakannya. Padahal, kebiasaan menunda-nunda pekerjaan merupakan kebiasaan buruk yang membuat mereka tidak pernah jadi pemenang di tempat kerja.

Nah, agar Anda tidak menunda pekerjaan hingga menit terakhir, berikut beberapa poin bagaimana mengatasi deadline dan mengatur manajemen waktu seperti dikutip Ehow.

Sadari pentingnya tenggat waktu

Tingkatkan Kemampuan "Mendengarkan"

Sabtu, 28 Mei 2011 - 17:12 wib

Tingkatkan kemampuan mendengarkan. (Foto: Corbis)

BERSIKAP acuh saat Anda berbicara di meeting, dan presentasi di klien sering gagal. Mungkin Anda tidak menyadarinya, saat kita akan bernegosiasi dan terlalu banyak bicara, kita akan kalah. Karena bicara lebih mudah daripada mendengarkan. Membuat kita berpikir semua berada di bawah kendali.

Saat Anda mampu untuk mendengarkan orang lain, maka hal itu akan memperkaya diri Anda selamanya. Dan ada keterampilan mendasar yang begitu penting dalam aspek kehidupan dan karier maupun bisnis, yaitu "mendengarkan".

Demo BBM Sopir Truk Didukung DPR


Ilustrasi(photo: antarafoto.com)

SAMPIT – Dukungan terhadap rencana aksi demo besar-besaran oleh ribuan sopir truk angkutan bersama lembaga swadaya masyakat (LSM) ke DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Senin (29/5) terus mengalir. Termasuk dari Ketua DPR Marzukie Ali.

Gubernur Angkat Bicara

Soal Sumbangan SKPD untuk Pernikahan Putrinya


Ilustrasi(photo: id.wikipedia.org)

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng Teras Narang gerah dan tidak enak hati adanya dugaan bahwa setiap SKPD di Pemprov Kalteng wajib memberi sumbangan dana sebagai hadiah pernikahan anak sulungnya.

Menanggapi tudingan tersebut, Gubernur Kalteng itu pun angkat bicara. Teras yang ditemui wartawan usai Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) di Aula Jayang Tingang di Jalan RTA Milono, Kamis (26/5) malam, secara tegas membantah kabar itu. Tudingan itu menurutnya sangat tendensius.

“Tidak pernah saya mewajibkan SKPD untuk melakukan itu. Sakit sekali hati saya mendengarnya. Kok tega sekali saya dituduh begitu. Apa maunya? Ini perayaan keluarga dan momen besar bagi kami. Silahkan tanya kepala SKPD kalau saya berbuat begitu,” katanya menjelaskan.

Beberapa waktu belakangan ini dirinya merasa di serang media, apalagi menjelang pernikahan putri sulungnya. “Ini fatal sekali. Nanti kalau ada yang marah dan terjadi gesekan bagaimana?” katanya sembari memanggil sejumlah kepala SKPD untuk memberi jawaban sekaligus klarifikasi tentang hal tersebut.

Mahfud MD: Korupsi Tak Pernah Tuntas karena Elit Saling Sandera Sabtu, 28 Mei 2011 13:51 wib


Mahfud MD (Heru Haryono/okezone)

BANTUL - Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD melihat situasi negara saat ini dalam keadaan bahaya. Bukan karena ancaman perang dari luar negeri. Namun, justru datang dari dalam negeri sendiri karena kemacetan antarinstitusi untuk menyelesaikan kasus-kasus korupsi.
“Sulit melakukan pemberantasan korupsi, selama koruptor saling melindungi,” kata Mahfud usai melantik kepengurusan Ikatan Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA-UII) wilayah DIY 2011-2016 di Planet Piramid, Jalan Parangtritis, Km 5.5 Bantul Yogyakarta, Sabtu (28/5/2011).

Mahfud menambahkan, proses penengakan hukum, proses penegakan keadilan, dan proses penegakan demokrasi terjadi kemacetan karena adanya saling sandera antar elit. Kasus-kasus besar biasanya juga ditutupi dengan muncul isu-isu baru di masyarakat sehingga menutupi substansi kasus yang sebenarnya.

Jumat, 27 Mei 2011

Kotim Terancam Inflasi Tinggi

SAMPIT – Kabupaten Kotim terancam inflasi tinggi apabila sektor perhubungan tidak segera dibenahi. Wakil Ketua DPRD Kotim H Supriadi MT mengungkapkan, saat ini aktifitas perhubungan laut khususnya untuk kegiatan bongkar muat barang cukup terganggu akibat minimnya truk angkutan. Akibatnya, produktifitas bongkar muat ikut terganggu, sehingga kapal yang sandar di Pelabuhan Sampit menjadi lebih lama yang berpengaruh terhadap biaya angkut barang.

“Bila masalah ini dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin harga-harga barang akan naik. Karena biaya bongkar di Pelabuhan Sampit menjadi mahal, karena tidak didukung dengan angkutan darat yang memadai,” terang Supriadi, Kamis (26/5) kemarin.

Bupati Dinilai Kurang Tegas

Terkait Surat Edaran dan Perbup


Ilustrasi(photo: tegenarai.blogspot.com)

SAMPIT – Bupati Kotim dinilai kurang tegas dalam membuat kebijakan. Terbukti, surat edaran tentang rumah budidaya walet belum dilaksanakan aparat penunjangnya. Demikian juga dengan peraturan bupati tentang penghapusan tunjangan guru bersertifikasi yang dicabut.

Hal itu diungkapkan praktisi hukum, Ir H Fachri Mashuri SH, di Sampit, Kamis (26/5). Menurutnya, dengan tidak dilaksanakan surat edaran dan dicabutnya perbup membuat kewibawan bupati berkurang. Harusnya untuk surat edaran bupati, kalau perlu membuat peringatan pertama, kedua, dan ketiga, jika tidak dijalankan baru diberikan sanksi.